Loading
 
 
 
Setoran Pajak Naik, Shortfall Tetap Besar 
Dirjen Pajak Baru Harus Satu Visi Tapi Tak Ketergantungan 
Kadin Usul Hapus PPN agar Daya Beli Naik, Ini Kata Sri Mulyani 
PPnBM kendaraan bermotor akan jadi cukai? 
Ditjen Pajak Tetapkan Nilai Harta yang Bisa Dilaporkan Dalam SPT 
Tak Persoalkan Pajak, Anies akan Tutup Tempat Hiburan Bermasalah 
Darmin: Ditjen Pajak Nggak Panik, Tapi Memanfaatkan Data Tax Amnesty Saja 
Perlu kejelasan pajak 
Presiden Jokowi terlalu ambisius? 
AMANKAN PENERIMAAN: Pemerintah Potong Pajak Belanja Pemerintah Di Awal 
 
 
News
www.pemeriksaanpajak.com, 04-Desember-2017
 
 
Setoran Pajak Naik, Shortfall Tetap Besar
JAKARTA. Penerimaan pajak hingga 30 November 2017 mencapai 77% dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 sebesar Rp 1.283,57 triliun. Ini artinya penerimaan di 11 bulan sekitar Rp 988 triliun. Dengan pencapaian itu, akan terjadi shortfall atau kekurangan pencapaian target pajak lumanan besat tahun ini.
 

JAKARTA. Penerimaan pajak hingga 30 November 2017 mencapai 77% dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 sebesar Rp 1.283,57 triliun. Ini artinya penerimaan di 11 bulan sekitar Rp 988 triliun. Dengan pencapaian itu, akan terjadi shortfall atau kekurangan pencapaian target pajak lumanan besat tahun ini.



Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Ditjen Pajak Yon Arsal menjelaskan, pencapaian di periode sama tahun ini sudah lebih baik dari periode sama 2016 yang hanya 71,2%, sudah termasuk penerimaan dari amnesti pajak atau sebesar Rp 965 triliun. "Kalau Januari-November 2017, di luar amnesti pajak tumbuh 14%-15%," jelas Yon, Kamis (30/11).



Kenaikan ini dipicu kinerja penerimaan di semua sektor usaha tumbuh positif. Penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) impor tumbuh 20% year on year (yoy), PPN dalam negeri naik 14%. Ini mendongkrak setoran pajak pada November sebesar Rp 130 triliun, melampaui target Rp 126 triliun.



Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Angin Prayitno Aji menambahkan, Ditjen pajak akan tetap menjalankan law enforcement demi mengejar target penerimaan. Ditjen Pajak akan mengenakan gijzeling atau sandera kepada minimal satu orang wajib pajak yang menunggak pajak. Angin mengatakan, penerimaan dari hasil extra effort ini sudah tercapai 77% dari target Rp 59,5 triliun.



Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengapresiasi kinerja pajak. Dengan pencapaian hingga November, Yustinus memperkirakan penerimaan tahun 2017 bisa finish di 90% atau sekitar Rp 1.155,6 triliun. "Penerimaan pajak pada Desember ini akan meningkat, seiring pertumbuhan belanja pemerintah, serta terdorong PPN karena konsumsi dan persediaan akhir tahun," Jelas Yustinus, Minggu (3/11).



Sumber: www.pemeriksaanpajak.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 
     
 
  Copyrights (c) 2000-2011 OMNI SUKSES UTAMA All Rights Reserved. Disclaimer.