Loading
 
 
 
Catatan BPS, konsumsi leisure tumbuh 6,3% 
Ekonomi RI Janggal, Sektor Ritel Lesu Tapi Setoran PPN Naik 
Pajak Intip Rekening Rp 1 M, Bagaimana Kalau Dipecah ke Banyak Rekening? 
Tak Mau Utang Bengkak, Sri Mulyani: Kumpulkan Pajak Lebih Banyak 
Semangatnya Sri Mulyani Giring RI Perangi Pencucian Uang 
Kemenkeu menimbang revisi target penerimaan 2017 
Pemerintah Susun SOP Pegawai Pajak 
Akhirnya, Sasaran Data Nasabah Diubah 
Bisa Cek Rekening, Pengusaha: Ditjen Pajak Jangan Pojokkan Nasabah 
BI : Sekarang Waktu Tepat Redenominasi Rupiah 
 
 
News
www.pemeriksaanpajak.com, 24-Mei-2017
 
 

Ada yang Ikut “Tax Amnesty” Cuma Basa-basi

JAKARTA, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak memastikan tetap akan memeriksa wajib pajak meski sudah ikut program pengampunan pajak atau tax amnesty. Hal itu menyusul adanya indikasi tindak pidana perpajakan yang dilakukan peserta tax amnesty.

 

JAKARTA, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak memastikan tetap akan memeriksa wajib pajak meski sudah ikut program pengampunan pajak atau tax amnesty. Hal itu menyusul adanya indikasi tindak pidana perpajakan yang dilakukan peserta tax amnesty.



Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Angin Prayitno Aji menuturkan, indikasi tindak pidana perpajakan yang lakukan peserta tax amnesty berupa pemalsuan faktur pajak.



“Dia ikut tax amnesty cuma basa-basi, ada (yang seperti itu),” ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (23/5/2017).



Menurut Angin, praktik pemalsukan faktur pajak tersebut bukan kali ini saja dilakukan. Sebab sebelum adanya program tax amnesty, wajib pajak tersebut sudah melakukan praktik nakal itu.



Wajib pajak tersebut memanfaatkan program tax amnesty hanya untuk menghindarkan diri dari pemeriksan petugas pajak. Harapannya agar praktik kecurangan itu tidak diketahui Ditjen Pajak.



“Enggak apa-apa (ikut tax amnesty) silahkan aja. (Tahun pajak) 2015 memang kami enggak bisa periksa tapi saya punya hak untuk memeriksa tahun pajak 2016,” kata Angin.



Sebelumnya, pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mempertanyakan rencana Ditjen Pajak memeriksa wajib pajak yang sudah ikut program tax amnesty.



“Pemeriksaan sebaiknya dilakukan kepada wajib pajak yang tidak ikut tax amnesty,” ujar Ketua Kadin Rosan Roeslani kepada Kompas.com.



Kebingungan yang meliputi pengusaha lantaran pemerintah sudah memberikan janji tidak akan lagi mengejar wajib pajak bila ikut program tax amnesty.



Sumber: http://www.pemeriksaanpajak.com



http://www.pemeriksaanpajak.com



pajak@pemeriksaanpajak.com

 
Print This Article | Send This Article
     
 
  Copyrights (c) 2000-2011 OMNI SUKSES UTAMA All Rights Reserved. Disclaimer.