Loading
 
 
 
AMANKAN PENERIMAAN: Pemerintah Potong Pajak Belanja Pemerintah Di Awal 
PP turun tax amnesty bisa jadi andalan penerimaan 
Wajib Pajak Harus Lapor Seluruh Hartanya, Apa Saja? 
IMPLEMENTASI PP HARTA BERSIH: Setoran Pajak Tahun Ini Bisa Tertolong 
Inilah Strategi Pemerintah Kejar Setoran Perpajakan Tahun Depan 
Catatan BPS, konsumsi leisure tumbuh 6,3% 
Ekonomi RI Janggal, Sektor Ritel Lesu Tapi Setoran PPN Naik 
Pajak Intip Rekening Rp 1 M, Bagaimana Kalau Dipecah ke Banyak Rekening? 
Tak Mau Utang Bengkak, Sri Mulyani: Kumpulkan Pajak Lebih Banyak 
Semangatnya Sri Mulyani Giring RI Perangi Pencucian Uang 
 
 
News
www.pemeriksaanpajak.com, 11-September-2017
 
 

Wajib Pajak Harus Lapor Seluruh Hartanya, Apa Saja?

Pemerintah menerbitkan aturan yang mengharuskan para wajib pajak untuk melaporkan harta bendanya ke dalam Surat Pemberitahuan (SPT) pajak tahunan.

 

Pemerintah menerbitkan aturan yang mengharuskan para wajib pajak untuk melaporkan harta bendanya ke dalam Surat Pemberitahuan (SPT) pajak tahunan.



Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2017 tentang Pengenaan Pajak Penghasilan atas Penghasilan Tertentu Berupa Harta Bersih yang Diperlakukan atau Dianggap Sebagai Penghasilan. Lantas apa saja harta yang harus dilaporkan oleh wajib pajak?



Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Hestu Yoga Saksama menyatakan, pada dasarnya semua jenis harta yang dimiliki oleh wajib pajak harus dimasukkan ke dalam SPT pajak.



“Pada prinsipnya semua jenis harta dimasukkan di SPT itu wajib sesuai ketentuan. Peralatan elektronik misalnya totalnya sekian, itu self assessment SPT-nya,” ujar dia di Kantor DJP, Jakarta, Rabu (20/9/2017).



Namun, lanjut dia, pihaknya tidak mengatur secara mendetail terkait jenis dan nilai harta yang wajib untuk dilaporkan. Tetapi yang pasti, petugas pajak akan melihat harta-harta yang mudah dilihat seperti properti dan kendaraan.



“Dalam penerapan PP ini, kami mendasarkan pada data-data yang kita peroleh dari pihak luar, seperti properti, mobil, seperti itu. Memang tidak ada ketentuan yang rigid,” kata dia.



Selain itu, Hestu juga meminta masyarakat tidak khawatir terkait aturan ini. Sebab dia menjamin para petugas pajak tidak akan sampai menelusuri harta yang dimiliki wajib pajak hingga ke dalam rumahnya.



“Kami tidak akan datang ke rumah-rumah melihat apa saja harta anda, tidak akan, nggak sampai ke sana. Jadi masyarakat tidak perlu terlalu khawatir jika akan dicek berapa hartanya. Tidak akan ada wajib pajak orang pribadi diperiksa kamarnya seperti apa, tidak akan ada,” tandas dia.



Sumber : www.pemeriksaanpajak.com



http://www.pemeriksaanpajak.com



pajak@pemeriksaanpajak.com

 
Print This Article | Send This Article
     
 
  Copyrights (c) 2000-2011 OMNI SUKSES UTAMA All Rights Reserved. Disclaimer.